Masyarakat Beririjarak Nobatkan Syiekh Negeri Jiran Sebagai Tuan Guru
gapuraberirijarak.com. Menjelang hari raya qurban, Syiekh dari
negeri jiran Singapura kembali bersilaturrahmi dengan masyarakat Beririjarak. Syiekh Abdul Rahman Muhamed, kedatangan yang
ke-2 kalinya ini dinobatkan sebagai Tuan
Guru bagi masyarakat setempat, Kamis (31/8:9 Zulhijjah 1438 H) kemarin usai
salat isa sekitar pukul 21.00 WITA di Masjid Syi`arul Islam At-Thayyibi
Beririjarak Lombok Timur.
Dalam kesempataan itu,
Syiekh berkebangsaan Negeri Seribu Larangan tersebut dikalungkan surban secara simbolis
oleh oleh Utz. H. Saidi A. Ma, selaku tokoh agama dan mewakili masyarakat. Kini
(TGH) Tuan Guru Haji Abdul Rahman Muhamed resmi sebagai Tuan Guru bagi warga
masyarakat Beririjarak, seperti halnya Tuan Guru Haji Windu Wijaya pada tahun
sebelumnya.
Menurut TGH. Abdul
Rahman Muhamed, penyematan gelar sebagai
Tuan Guru sangatlah berat dan tidak begitu layak baginya, pasalnya ilmu yang
ada padanya masih sedikit namun
penghargaan yang diberikan ini adalah sebagai amanah yang diterima dan ia akan
laksanakan semampu yang ia bisa.
“Ilmu yang sedikit
dari saya, akan saya bagi-bagikan agar kita sama-sama memperoleh kerahmatannya,”
ungkapnya di depan para tokoh agama, masyarakat dan para jamaah yang hadir.
Selain memberikan
tablig, Tuan Guru yang sekaligus Manager
Fiqh Consultancy and Services Singapure tersebut, memberikan sembagakau sebanyak
120 bungkus 6 kwintal beras kepada anak
yatim dan orang tua jompo serta memberikan sumbangan sebanyak 2.300 dolar
singapura untuk kelanjutan pembangunan masjid Syi`arul Islam At-Thayyibi
Beririjarak.
Pada kesempatan itu
juga ia mengingatkan dirinya dan para jamaah untuk tetap bersyukur kepada Allah
SWT, karena dengan selalu bersyukur maka Allah SWT akan menambah nikmat yang Ia
berikan kepada hamba-Nya. Selain itu juga ia mengutip sebuah riwayat dari
hadits Rasullah SAW tentang keutamaan sepuluh malam pertama di bulan Zulhijjah,
sesaat seseorang duduk di majlis ilmu pahala atau ganjarannya lebih baik dari
orang yang melaksanakan salat sunnat sebanyak 1 ribu rakaat.
Sementara selaku panitia
Qurban Hasanudin, S.Sos.I, berharap agar TGH. Abdul Rahman dapat menyempatkan
diri untuk bersilaturrahmi kembali dengan masyarakat Beririjarak pada
tahun-tahun yang akan datang.
“Mudah-mudahan dengan
predikat beliau sebagai Tuan Guru kita, kita akan terus menjalin silaturrahim
dengan beliau (red:TGH Abdul Rahman).” Ungkapnya.


0 Response to "Masyarakat Beririjarak Nobatkan Syiekh Negeri Jiran Sebagai Tuan Guru"
Posting Komentar