Sosialisasi Konsep Ekowisata Gawar Gong

Sosialisasi Konsep Ekowisata Gawar Gong
Poto Bareng Pihak KPHL Rinjani Timur Dispar Lombok Timur
gapuraberirijarak.com-Sosialisasi konsep Ekowisata Gawar Gong berlangsung di Aula Kantor Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Lombok Timur, Senin (18/9) kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh
KPHL (Kesatun Pengelolaan Hutan Lindung) Rinjani Timur, Dispar (Dinas Pariwisata) Lombok Timur, Camat Wanasaba, Kepala dusun se-Desa Beririjarak Mahasiswa KKN UNW Mataran Kampus 2 Lombok Timur.

Dinas Pariwisata Lombok Timur melalui Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Ahyak Mudin, SE, dalam sambutannya mengatakan, kunjungan tamu terbesar tahun 2016 dan 2017 ada di empat Kecamatan yakni Sembalun, Suela, Aikmel dan Wanasaba. Desa Beririjarak termasuk salah satu di Satuan Kawasan Wisata (SKW) 1 yang direncanakan induk pembangunan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebagai prioritas pertama.

“Beririjarak ini direncanakan induk pembangunan pariwisata Lombok Timur sebagai perioritas utama,” ujar Ahyak.

Pria Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Mataram tersebut menyarankan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Gawar Gong untuk menyibukkan diri dengan promosi, publikasi dan juga membuat brending.

“Dakaq na kodeq (red: meskipun kecil) acara, buat brendingnya,” tegas putra kelahiran Masbagik 27 Januari 1974 itu.

Kepala Seksi Balai KPHL Rinjani Timur Dadang Sumanda, menyebutkan KPHL Rinjani Timur memiliki luas kawasan hutan ± 37.063,67 Ha yang terdiri atas hutan lindung seluas 31.498,67 Ha dan hutan produksi seluas 5.565 ha, kelompok hutan Gong berada di (RTK 8) dengan luas 33,60 Ha. Dadang mengatakan, walaupun kawasan hutan itu tapal batasnya digeser oleh masyarakat atau pihak lain tetap akan ketahun, terhadap permasalahan kawasan dekat hutan, pihak  KPHL akan berusaha menyelesaikannya.

“Apapun terjadi di lapangan KPHL siap menyelesaikannya semampu mungkin dengan optimis”ujar Dadang.

Kegiatan sosialisai ini di pasilitasi  ini oleh Gema Alam NTB, (RMI) Rembauan Muda Indonesia, Gapura Beririjarak dan Pemdes (Pemerintah Desa)  Beririjarak. 

0 Response to "Sosialisasi Konsep Ekowisata Gawar Gong"

Posting Komentar